Seorang anak muda sedang berjalan-jalan di sebuah pantai. Saat berjalan itulah ia menemukan sebuah kantong yang berisi batu-batu bulat. Ia berfikir, mungkin tadi ada anak kecil yang main-main di pantai dan mengumpulkan bebatuan. Iseng, ia pun membawa kantong itu dan melanjutkan jalan-jalan. Sambil jalan, ia mengambil batu itu lalu sekuat tenaga melemparkan batu itu satu-persatu ke laut. tapi saat mengambil satu batu, ia melihat batu itu berbeda. Permukaan tanah yang menempel pada batu itu mengelupas dan... terlihat di dalamnya ada sesuatu yang mengkilat. Ia pelan-pelan mengelupas tanah di batu itu dan ternyata... Batu itu adalah sebuah permata. ia kelupas batu yang lainnya juga. Ternyata dari 6 batu yang tersisa, semua adalah permata yang jelas berharga sangat mahal. Saat itulah ia teringat, paling tidak tadi sudah sekitar 30-an batu yang ia lemparkan ke laut. Seandainya ia tau kalau batu-batu itu adalah permata, ia pasti akan menjadi sangat kaya.
"Hargai dirimu sendiri, karena kamu tidak tau seberapa berharganya hidup-Mu."
"Kesalahan terbesar kita adalah ketika kita tidak mau menerima diri kita sendiri karena setumpuk kekurang kita. Padahal, kita punya segunung kelebihan..."
"Oleh karena engkau berharga di mata-Ku dan mulia,
dan Aku ini mengasihi engkau, maka Aku
memberikan manusia sebagai gantimu,
dan bangsa-bangsa sebagai ganti nyawamu."
(Yesaya 43:4)

No comments:
Post a Comment